Jenis Ayam Paling Besar Di Dunia, Salah Satunya Ayam ?

Ayam Paling Besar Di Dunia

Trumooplaybigsweeps – Ayam Paling Besar Di Dunia kira-kira apa yah teman-teman ? Pernahkah melihat secara langsung ayam paling besar di dunia ? Hewan ayam merupakan sejenis unggas yang habitatnya tersebar ke berbagai pelosok belahan dunia.

Dengan berbagai jenis ras yang ada, ukuran ayam sangat bervariasi dari yang paling kecil dengan hanya memiliki berat 250 gram sampai dengan yang berukuran jumbopun dapat di temui.

Jenis Ayam Paling Besar Di Dunia

Berikut dibawah ini jenis ayam paling besar di dunia sebagai berikut :

1.Ayam Bangkok

Ayam Paling Besar Di Dunia

Ayam bangkok merupakan ayam yang berasal dari negara Thailand. Sejatinya ayam bangkok memiliki tinggi dan bobot badan yang bervariasi. Tergantung dari jenis ayam bangkok itu sendiri.

Dimulai dari yang berukuran paling kecil yakni dengan bobot tubuh 2 kg sampai dengan yang paling besar bisa mencapai berat 5 Kg. Dengan postur tubuhnya yang lebih besar di bandingkan dengan ayam jenis lainnya, membuat ayam bangkok kerap di jadikan ayam aduan.

Banyak pecinta ayam bangkok di Indonesia yang memelihara ayam jenis yang satu ini, dan kerap di jadikan sebagai ayam sabung. Sabung ayam sudah menjadi tradisi bagi sebagian kalangan masyarakat tertentu di Indonesia.

Di bangkok sendiri, kegiatan sabung ayam kerap di pertontonkan secara langsung maupun secara online. Bahkan di bangkok memiliki stadio-stadion khusus untuk menonton pertarungan ayam sabung.

Pertarungan ayam sabung umum dan seringkali di adakan setiap harinya di stadion-stadion khusus tersebut. Dan kini sudah bisa di tonton secara langsung melalui situs-situs sabung ayam online.

2.Ayam Cochin

Ayam Paling Besar Di Dunia

Ayam paling besar di dunia yang kedua yakni ayam cochin. Jenis ayam yang satu ini merupakan ayam hasil perkawinan silang antara ayam dari Tiongkok dan Vietnam. Ukuran ayam jumbo yang satu ini mencapai 67 cm dengan bobot tubuhnya bisa mencapai 4,9 kg.

Pertumbuhan dari ayam cochin ini terbilang sangatlah lambat jika di bandikan dengan ayam jenis lainnya. Ayam cochin membutuhkan waktu sekitar 2 tahun untuk bisa tumbuh dengan maksimal.

Jenis ayam yang satu ini umumnya di ternakkan sebagai ayam pedaging ataupun sebagai ayam hias.

Pada ayam jenis Cochin tidak ditemukan versi bantamnya. Bantam merupakan sebutan untuk jenis ayam yang di rekayasa secara genetika untuk menghasilkan jenis ayam berukuran lebih kecil dari versi aslinya.

3.Ayam Orpington

Ayam Orpington merupakan ayam hasil perkawinan silang antar ras-ras ayam unggulan yang dibiakkan oleh William Cook pada tahun 1886. Ayam orpington adalah ayam yang berasal dari Inggris.

Warna bulu dari ayam jenis yang satu ini yakni adalah hitam, putih, buff, dan warna biru Dari semua warna yang umum pada ayam orpington, warna bulu dengan warna Buff merupakan warna yang paling banyak.

Seperti yang di ketahui, Ada dua jenis varietas ayam Orpington. Varietas yang pertama yakni ayam orpington yang berukuran jumbo dengan tinggi mencapai 40 cm dengan berat badan mencapai 4,5 kg.

Sedangkan varietas kedua yakni versi bantam. Pada awal abad ke-20, Herman Kuhn dari Jerman inilah yang mengembang biakkan ayam Orpington versi Bantam. Ayam orpington dalam setahun bisa menghasilkan telur sebanyal 280 butir telur.

4. Ayam Cornish

Jenis Ayam paling besar di dunia selanjutnya yakni ayam cornish. Ayam Cornish merupakan ayam yang berasal dari negara Inggris. Jenis ayam Cornish telah di kembang biakkan di Inggris sejak tahun 1800an.

Ukuran dari ayam jumbo yang satu ini yakni memiliki tinggi 50 cm dengan berat badan mencapai 4,6 kg. Setiap tahunnya ayam cornish dapat bertelur sebanyak 160 butir telur dalam setahun, dan tidak di temui adanya ayam cornish versi bantam.

Ayam yang satu ini umumnya di ternakkan sebagai ayam pedaging, bukanlah sebagai ayam petarung ataupun ayam petelur.